Hari Kebangkitan Nasional
Hari Kebangkitan
Nasional 2014 tahun ini tepat 106 tahun sejak 20 Mei 1908 atau
berdirinya Boedi Oetomo. Sebuah masa dimana bangsa ini siuman dari pingsan
berkepanjangan untuk bangkit rasa dan semangat persatuan, kesatuan, serta
nasionalisme untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.
Masa Kebangkitan Nasional
ditandai dengan dua peristiwa penting. Selain berdirinya Boedi Oetomo, satu
momen lain yakni ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Sejumlah tokoh
sentral yang mempelopori Kebangkitan Nasional
seperti Sutomo, Ir. Soekarno, Dr. Tjipto Mangunkusumo, Ki Hajar Dewantara,
Douwes Dekker, dan lainnya.
Setelah 106 tahun Kebangkitan
Nasional, apakah bangsa ini benar-benar bangkit? Apakah bangsa ini miliki
nasionalisme, mampu bersaing, bermartabat, mandiri, dan sejahtera? Jika
dibilang iya, maka tengoklah di sekitar. Apakah keyakinan tersebut terbukti?
Jika tidak, sungguh memalukan jika lebih dari 1 abad pasca Kebangkitan Nasional
bangsa ini “tidak melakukan apa-apa”.
Di momen bersejarah Hari
Kebangkitan Nasional tahun ini mari kita segenap warga negara Indonesia untuk
bersatu dan bekerja demi kemajuan serta martabat bangsa. Mari gelorakan
semangat nasionalisme dan junjung tinggi empat pilar kebangsaan yang dirintis
para founding father: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal
Ika.
Secara kebetulan di Hari
Kebangkitan Nasional tahun ini adalah batas akhir pendaftaran Capres dan Cawapres
untuk Pemilu Presiden 2014 yang akan dihelat dalam beberapa bulan mendatang.
Mari kita sama-sama berdoa agar bangsa ini benar-benar miliki pemimpin yang
amanah, bertanggungjawab, jauh dari korupsi, miliki integritas tinggi, dan
murni memikirkan rakyatnya tatkala memimpin negeri dengan 250 juta penduduk
ini.
BEM-UNMURA periode 2014-2015
mengucapakan Selamat Hari Kebangkitan
Nasional 2014.
No comments:
Post a Comment